- Mantan Kades dituding Curang
Pasuruan PDB - Lagi, pilihan Kepala Desa (pilkades) di wilayah Pasuruan,
khususnya Beji kisruh. Ratusan warga Desa Kedungringin, Kecamatan Beji
berbondong-bondong ngeluruk kantor Kecamatan. Mereka menuntut, penghitungan ulang
suara secara transparan. Sebelumnya, gejolak pilkades dialami warga Desa
Wonokoyo, tapi beda perkara. Dan sasarannya, kantor Kecamatan setempat yang
sirbu oleh para pendukung calon kades.
Menurut Udin salah satu warga Desa setempat menyebutkan,
mantan Kades Kedungringin Najib Setiawan ikut melakukan penghitungan suara
Pilkades yang digelar di balai Desa Kedungringin. Pada hal, dia (Najib Setiawan)
tidak diperbolehkan sama Panitia Pilkades. Karena, tidak sesuai aturan yang
ada.
“Warga menuding mantan Kades Kedungringin melakukan
kecurangan. Dengan cara menghitung suara secara cepat. Membuat saksi dari para
calon Kades Kedungringin kebingungan,” kata Udin saat gelar aksi demo di kantor
Kecamatan Beji, Selasa (29/10).
Ungkapan sama juga
dikatakan Mohammad Romadhon warga Desa Kedungringin, Kecamatan Beji. Warga mencurigai
adanya kecurangan yang disinyalir dilakukan Najib Setiawan mantan Kades
Kedungringin.
“Kami minta pihak panitia pilkades melakukan hitungan
ulangan suara. Kalau tidak dilakukan, warga akan membawah massa lebih banyak,”
ancamnya.
Kapolsek beji Kompol Sujud menghimbau agara para pendukung
calon Kades tidak melakukan perbuatan anarkis. Ada tiga point, salah satunya
panitia harus melakukan penghitungan ulang suara. Apa bila ada seseorang yang
melakukan tindak pidana dalam pesta demokrasi ini. “Dirinya (pihak kepolisian) akan ditindak
tegas sesuai aturan hukum yang ada,” tegasnya (di)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar