Jumat, 01 Maret 2013

Bupati Pasuruan Kunjungi Korban Bencana Angin Puting Beliung Kecamatan Gondang Wetan



*AQUA PT. Tirta Investama Berikan Bantuan

Pasuruan, Memo
                Angin Puting Beliung yang melanda 4 Desa di Kecamatan Gondang Wetan telah memporak porandakan rumah warga dan menumbangkan pepohonan. Pada hari Kamis Kemarin (28/2) terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
                Dusun Kili Desa Wonosari Kecamatan Godang Wetan merupakaan titik yang paling parah dalam bencana alam itu. Kurang lebih ada 15 Rumah yang porak poranda akibat diterjang oleh sabetan angina putting beliung tersebut.
                H Ali Mustamar selaku Ketua RW 3 RT 2 Dusun Kili Desa Wonosari mengungkapkan bahwasannya ada 64 korban Luka Ringan dan Luka Serius. “ tadi Sudah ada kunjungan dari Bupati Kabupaten Pasuruan, dan kami sudah sampaikan kepada Bupati Kabupaten Pasuruan untuk meminta memberikan Bantuan sembako dan Material untuk warga setempat yang terkena Musibah” ungkapnya pada Jumat kemarin (1/3).
                Kepala Dinas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Yudha Tri Widiya S mengatakan Bahwa “ saat ini team kami untuk menginditifakasi mengenai Korban-korban serta kerugian yang dialami oleh warga, serta untuk yang korban luka ringan maupun luka berat sudah kami rujuk ke Puskesmas terdekat untuk segera ditangani” Tandasnya.
Muspika Gondang Wetan bersama TNI Kodim 0819 dan aparat kepolisian bersama-sama turut membantu Memperbaiki Rumah-rumah warga yang tertimpa Musibah Puting Beliung.
                Tak hanya itu menurut pemantauan Memo dilapangan, AQUA PT. Tirta Investama juga ikut andil dalam membantu meringkan beban Warga yang terkena Musibah dengan memberikan bantuan kebutuhan dasar seperti Air Minum dan Makanan “ kami sudah mendristibusikan Bantuan tersebut ke Warga Masyarakat yang terkena Musibah “ ungkap Hari selaku Humas Corporite Sosial Responsibility (CSR).
(ion/ji/*)

Gasak Emas Ditempat Kerja, Pemuda Capang Dibui

Pasuruan PDB - Nur Andik (23) warga Dusun Selohan, RT 02 RW 09 Desa Capang, Kecamatan Purwodadi terpaksa berurusan dengan polisi, ketik...